Kapan Waktu Terbaik untuk Khitan ?
1. Pandangan Medis: Kapan Khitan Paling Ideal?
Dari sisi medis, waktu terbaik untuk khitan tergantung pada kondisi kesehatan anak dan kesiapan mentalnya. Berikut beberapa pilihan waktu yang umum:
a. Saat Bayi Baru Lahir (0–2 bulan)
Keuntungan: Prosedur lebih cepat, risiko pendarahan minimal, dan proses penyembuhan lebih singkat.
Tantangan: Bayi harus dalam kondisi sehat dan tidak prematur.
b. Usia Balita (1–5 tahun)
Keuntungan: Anak belum terlalu sadar akan prosedur, sehingga tidak terlalu takut.
Tantangan: Risiko infeksi tetap ada jika perawatan pasca-khitan tidak optimal.
c. Usia Sekolah (6–12 tahun)
Keuntungan: Anak sudah bisa diajak komunikasi, memahami prosedur, dan menjaga kebersihan luka.
Tantangan: Anak bisa merasa cemas atau takut, terutama jika mendengar cerita dari teman sebayanya.
d. Remaja dan Dewasa
Keuntungan: Proses persetujuan lebih sadar dan berdasarkan keputusan pribadi.
Tantangan: Masa pemulihan bisa lebih lama dan risiko komplikasi sedikit lebih tinggi.
2. Pandangan Agama Islam
Dalam Islam, khitan adalah bagian dari fitrah dan sunnah yang sangat dianjurkan bagi laki-laki. Tidak ada batasan usia yang mutlak, namun banyak ulama menyarankan khitan dilakukan sebelum anak mencapai usia baligh. Hal ini bertujuan agar anak sudah suci secara fisik saat mulai menjalankan kewajiban agama seperti salat.
Beberapa ulama bahkan menganjurkan dilakukan sejak bayi agar lebih mudah dan minim risiko. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan kondisi sosial dan kesiapan keluarga.
3. Pertimbangan Sosial dan Budaya
Di beberapa negara seperti Indonesia, khitan sering dilakukan saat liburan sekolah, terutama bagi anak laki-laki usia SD. Ini karena:
Anak memiliki waktu cukup untuk pemulihan.
Ada nilai kebersamaan saat khitan dilakukan massal.
Momentum ini sering dianggap sebagai bentuk “peralihan menuju kedewasaan”.
4. Kesimpulan: Waktu Terbaik untuk Khitan
Tidak ada satu jawaban yang mutlak untuk semua anak. Waktu terbaik untuk khitan sangat tergantung pada:
Kondisi kesehatan anak
Kesiapan psikologis
Panduan agama
Dukungan keluarga dan fasilitas medis yang tersedia
Secara umum, khitan saat bayi atau sebelum usia sekolah dasar dianggap paling ideal secara medis dan psikologis. Namun, keputusan akhir sebaiknya dibuat setelah berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan, serta mempertimbangkan nilai-nilai agama dan budaya keluarga.